Yuk, Kenali Beberapa Jenis Tempo dan Contoh Lagunya!

Bagi kamu yang suka bermain musik pastinya akan sangat senang sekali berburu peralatan musik di toko alat musik seperti MG Sports & Music, misalnya, karena menjual berbagai peralatan musik yang kamu butuhkan. Mulai dari; gitar elektrik, bass, ukulele, hingga aksesoris untuk musik. Memudahkan memang, terlebih ketika sewaktu-waktu kamu perlu untuk membeli alat musik dan aksesorisnya.

Namun demikian, sebagai seorang yang sangat menyukai musik, apakah kamu tahu kalau dalam dunia musik terdapat yang namanya tempo? Melansir dari Liputan6, tempo diartikan kecepatan dalam sebuah lagu, yang biasanya digambarkan dengan angka atau kata-kata. Di mana, angka dijelaskan dalam beats per minute (BPM) dengan pengaturan 120 BPM.

Sedangkan, kata, terdapat pada musik klasik yang lebih menonjolkan kata-kata dibandingkan angka. Adapun tempo terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

Tempo Lambat

Sesuai namanya, tempo lambat biasanya dimainkan dengan sangat perlahan dan kecepatannya tidak lebih dari 60 BPM. Kebanyakan, tempo lambat ini banyak digunakan pada lagu-lagu yang romantis, syahdu, dan sedih. Tidak hanya satu, tempo lambat terbagi jadi beberapa jenis, yakni:

  • Grave, memiliki karakteristik sedih dan sangat lambat dengan ketukan 40-44 ketuk/menit.
  • Largo, dengan karakteristiknya agung, luhur, dan sangat lambat dengan ketukan 46-50 ketuk/menit.
  • Lento, karakteristiknya yaitu melandai dan sangat lambat dengan ketukan 52-54 ketuk/menit.
  • Adagio, punya karakteristik sangat lambat dan penuh perasaan dengan ketukan 56-58 ketuk/menit.

Beberapa contoh lagu yang menggunakan tempo lambat ini seperti Ibu Pertiwi, O Inani Keke, Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, Bagimu Negeri, Bubuy Bulan, Kincir – Kincir, Mengheningkan Cipta, dan Tanah Airku.

Tempo Sedang

Tempo ini biasanya dimainkan dengan kecepatan sedang—tidak lambat dan tidak cepat—dengan kecepatannya yaitu tidak lebih dari 104 BPM. Umumnya, tempo sedang ini banyak digunakan pada lagu yang megah dan gembira. Juga, terdiri dari beberapa jenis, diantaranya:

  • Andante, memiliki karakteristik seperti orang sedang berjalan dengan ketukannya 72-76 ketuk/menit.
  • Andantio, karakteristiknya yaitu lebih cepat dari Andante dengan ketukannya 80-84 ketuk/menit.
  • Maestoso, dengan karakteristiknya mulia dan agung dengan ketukannya 88-92 ketuk/menit.
  • Moderato, punya karakteristik sedang dan lebih cepat dibanding maestoso dengan ketukannya 96-104 ketuk/menit.

Adapun untuk contoh lagunya adalah sebagai berikut: Indonesia Raya, Indonesia Merdeka, Pelangi Pelangi, Anak Kambing Saya, Satu Nusa Satu Bangsa, Hari Merdeka, Ibu Kita Kartini, Suwe Ora Jamu, Dari sabang sampai merauke, dan Anak Gembala.

Tempo Cepat

Berbeda dengan dua tempo sebelumnya, tempo satu ini umumnya dimainkan dengan sangat cepat bahkan kecepatannya bisa mencapai 200 BPM. Tempo ini sering kali digunakan pada lagu-lagu yang memacu semangat. Untuk jenisnya misalnya:

  • Allegretto, memiliki karakteristik riang dan cepat dengan ketukannya 108-116 ketuk/menit.
  • Allegro, dengan karakteristiknya yaitu riang, hidup, dan cepat dengan ketukannya 132-138 ketuk/menit.
  • Vivace, karakteristiknya yaitu riang dan hidup dengan ketukannya 160-176 ketuk/menit.
  • Presto, punya karakteristik cepat dengan ketukannya 184-200 ketuk/menit.

Contoh-contoh lagu dengan tempo sedang ini, yaitu: Maju Tak Gentar, Halo Halo Bandung, Berkibarlah Benderaku, Garuda Pancasila, Bangun Pemudi Pemuda, Jali-Jali, Indonesia Tetap Merdeka, Teguh Kukuh Berlapis Baja, Sorak Sorak Bergembira, dan Beramai Ramai Ke Laut.

Demikian penjelasan mengenai jenis tempo dan contoh lagunya. Sudah tahukan sekarang?

Tinggalkan komentar