Punya Voucher Makan Tidak Bisa Digunakan, Harus Bagaimana?

Hore, punya voucher makan di restoran favorit. Sayang banget nih kalau gak dimanfaatin.

Yap, voucher diskon memang selalu menarik minat masyarakat, tidak peduli apa pun produk yang ditawarkan. Apalagi, ketika voucher diskon ini untuk membeli makanan di restoran favoritmu, pastinya kamu akan berusaha untuk memanfaatkannya selagi sempat.

Namun, bagaimana ya kalau tiba-tiba voucher itu gak bisa dipakai atau ditolak oleh restoran?Cari tahu cara mengatasinya, yuk!

Penyebab Voucher Ditolak dan Cara Mengatasinya

Voucher yang tidak bisa digunakan atau gagal klaim bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

Voucher kedaluwarsa

Voucher diskon selalu memiliki batas waktu penggunaan. Untuk voucher yang didapatkan karena melakukan transaksi pada sebuah restoran misalnya, sering kali hanya bisa digunakan dalam waktu satu bulan untukĀ  transaksi berikutnya. Sementara voucher yang dibeli pada aplikasi maupun website tertentu, sering memiliki batas waktu penggunaan yang lebih panjang.

Coba periksa batas waktu penggunaan voucher, apakah pada saat kamu menukarkannya masih dalam rentang waktu masa berlakunya atau tidak. Baik voucher fisik maupun elektronik, biasanya kamu tetap bisa mengeeceknya dengan mudah pada voucher yang kamu beli.

Voucher rusak

Ini bisa terjadi pada voucher fisik. Misalnya ketika verifikasi voucher menggunakan sistem scan barcode tetapi kondisi fisik voucher mengalami kerusakan, sehingga alat scan tidak bisa membaca barcode tersebut. Akibatnya, voucher akan dianggap tidak valid dan tidak bisa digunakan.

Tidak sesuai syarat ketentuan

Pada umumnya, setiap voucher akan memiliki syarat dan ketentuannya masing-masing. Beberapa syarat ketentuan tersebut biasanya berkaitan dengan:

  1. Jenis makanan. Misalnya voucher hanya berlaku untuk pembelian makanan tertentu dan tidak untuk makanan lainnya.
  2. Minimum order. Misalnya voucher hanya berlaku untuk pembelian makanan yang kedua, atau setelah konsumen membeli 2 produk baru mendapatkan fasilitas dari voucher tersebut.
  3. Minimun nominal transaksi. Misalnya voucher bisa digunakan dengan minimum order sebesar 100ribu rupiah, jika kurang dari itu maka voucher tidak bisa digunakan.
  4. Sistem pembelian. Misalnya voucher hanya berlaku untuk dine in atau makan di tempat, tidak berlaku untuk take away atau dibawa pulang.
  5. Sistem pembayaran. Misalnya voucher berlaku untuk pembayaran secara debit, bukan dengan tunai atau scan QRis.

Namun, jika voucher yang kamu miliki tidak memiliki masalah terkait beberapa hal di atas, maka kamu bisa menghubungi penyedia voucher untuk menanyakan lebih jelas.

Tinggalkan komentar